Saturday, 12 January 2019

#Free Writing 2

Tak kan Menyerah


Baiklah kan kutulis yang aku rasakan saat ini... Rasa bahagia, rasa syukur atas apapun meski itu sesuatu yang "sederhana". Di tengah latihanku pagi ini -sambil bercardio- kugoreskan bahagiaku.

Cedera yang kualami sempat membuatku patah arang. Hingga membuatku istirahat sejenak dari melatih murid-muridku. Ku susun lagi puing-puing itu... aku harus tegar, karena ada Ia yang senantiasa memberiku kekuatan.

Hari demi hari kulalui dengan latihan-latihan fisik, latihan mengistirahatkan pikiran, memperbaiki pola makan dan gaya hidupku yang sempat morat-marit. Seperti pagi ini. Aku berangkat ke tempatku latihan. Aku menjadi trainer bagi diriku. Mengalahkan kemalasan, keegoan, keluar dari zona nyaman. Biasanya pagi-pagi aku masih ngopi ditemani beberapa cemilan sarapan sembari membalas chating yang masuk di smartphone. Kini pagi-pagi harus bangkit.

Kuawali latihan dengan beberapa gerakan peregangan Yoga dan Pilates. Aku terkejut.... ternyata kini fisikku telah mengalami progress. Kelenturan, kekuatan, keseimbangan sudah jauh berubah, walau belum 100% seperti dulu. Bahkan aku menarget untuk bisa lebih baik dari kemampuanku yang dulu. Setelah latihan peregangan aku harus lanjut latihan cardio dan beban. Karena kelas hari ini cuma satu dan itu pun sudah lewat, maka kuhabiskan saja waktuku berlatih sendiri.
Aku optimis segalanya akan lebih baik dari sebelumnya, aku tak kan menyerah.






Foto : Milan
Lokasi : Taman Panen, Makassar. Mei, 2018.

Repost dari akun FB
Free Wraiting 10 menit Grup Ibuk-Ibuk Menulis
#FW2
10 Februari 2018

No comments:

Post a Comment

 #REFLEKSI                                                                      PESANMU..... "Nak... Jauhilah prasangka buruk kepada si...