Saturday, 12 January 2019

Gerhana Matahari Total



Ramai menyambut Gerhana Matahari total yang pertama kalinya di abad 21 ini, diperkirakan terjadi pada 9 Maret 2016 lusa. Fenomena alam yang luar biasa terjadi 33 tahun sekali. Matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis yang hanya terjadi dalam beberapa menit saja. Sungguh fenomena yang mengagumkan.

Kembali aku tertegun
Betapa fenomena jagad raya menjadi gambaran nyata dari miniatur 'jagad raya' insan. Betapa jasad sudah semestinya menyatu bersama ruh hingga menjadi kesatuan yang utuh. Kesatuan dalam hakikat yang sebenar-benarnya. Dimana terdapat pula kekuatan lahir dan batiniah, kesadaran akan jati dirinya, bertindak dan bertutur selaras dengan tujuan penciptaannya, hingga mencapai insan kamil.

Ah, mengapa juga aku merasa merinding begini..? Apakah merinding karena sedemikian hebatnyakah jagad insan itu? Namun mengapa matahari, bulan, bumi yang sedemikian besar itu masih tak mampu jua membuatmu sekedar menoleh kepadanya, wahai insan? Apakah karena engkau telah menyadari keberadaan mereka dalam jagadmu? Atau sebaliknya, sama sekali tidak tahu, tidak menyadari, apalagi mengenali.
Gerhana Matahari Total sebentar lagi kusaksikan sebagai salah satu fenomena alam yang menakjubkan dari sang Khaliq. Akan kusaksikan pula fenomena kedirian dengan mencoba bersimpuh, menunduk, mengakui segenap keegoan yang sebelumnya tak diakui.

Alangkah kerasnya hati ini, sekian lama mencari pintu tapi tak jua aku temukan. Berlariku dari satu pintu ke pintu lainnya. Ternyata, itu bukan pintu. Hanyalah fatamorgana yang belum usai. Berulang dan berulang terjadi kembali, entah tak kuhitung bilangannya. Mungkinkah mirip melihat kilau mata air di ujung pandangan padang pasir, berlari menuju ke sana. Namun...bukanlah mata air seperti yang terlihat. Berulang dan berulang kali terjadi. Lakon yang menitipkan pesan dalam kisah para insan2 suci yang telah dijamin surga merupakan gambaran perjalanan ruhaniah setiap insan.

Matahari, Bulan, Bumi, berbaris indah mengikuti sunnatullahnya. Harapan dalam kedirian kiranya jua menjadi utuh, manunggal, melepas keegoan yang mengakar bersama kearoganan. Walau baru berupa langkah kecil tak berdaya. Berharap kekuatan untuk menerima takdirNya. Mengusir segenap kekhawatiran. Kiranya pintu itu bisa kubuka. Aku sangat membutuhkan pertolonganMu. 
Gerhana Matahari total.
Saksikanlah.








Repost from my Facebook Account
7 March 2016, 10:45

Foto : Milan
Lokasi : Pantai Losari, Makassar. Tahun 2011.

No comments:

Post a Comment

 #REFLEKSI                                                                      PESANMU..... "Nak... Jauhilah prasangka buruk kepada si...