Baceman Bawang
Baceman bawang merupakan fermentasi dari minyak, bawang putih dan kemiri. Baceman ini mantap banget lho digunakan untuk menumis aneka masakan maupun sayuran, seperti nasi goreng, mie goreng, sup, mie kuah, cap cay dan lain sebagainya.
Cara menggunakannya bisa langsung mengambil minyak beserta bawang dan kemiri (endapannya) saja tanpa tambahan bumbu-bumbu lain lalu digunakan sebagai bumbu tumis, atau bisa juga sebagai pelengkap saat menumis bumbu-bumbu untuk memasak.
Masakan yang memakai tumisan baceman bawang ini memberikan citarasa berbeda, dan aromanya..hhmmm...makin wangii ๐. Yang belum coba, wajib nyoba deh..! ๐
Bahan-bahannya :
Minyak Goreng/minyak sayur 200 ml
Minyak Wijen 50 ml
Bawang putih 100 gram
Kemiri (yang telah disangrai) ukuran besar 4 butir
Cara mengolahnya :
1. Kupas dan cuci bawang. Tiriskan dan keringkan sampai benar-benar kering yaa...
Saya menjemurnya di bawah matahari, sampai kering saja yaa..jangan kelamaan sampai garing ๐. Pastikan dalam wadah yang tidak memungkinkan lalat hinggap (saya pakai semacam tudung saji ๐).
2. Haluskan kemiri
3. Bawang yang telah kering digeprek/tumbuk kasar.
4. Tuang minyak wijen dan minyak sayur ke dalam toples (saya menggunakan toples kaca), kemudian masukkan bawang putih dan kemiri. Aduk dengan sendok plastik atau sendok kayu.
5. Tutup rapat toples. Simpan selama 3 hari.
6. Setelah 3 hari minyak bisa digunakan.
Catatan :
๐Pengalaman kami, bila di suhu ruang, minyak tidak bisa bertahan terlalu lama. Sekitar 2 minggu saja. Sebaiknya simpan di lemari pendingin untuk menjaga kualitasnya.
๐ Bila hendak mengambil minyak ini, gunakan sendok plastik atau kayu serta sendok dalam keadaan kering. Tutup rapat kembali.
๐ Bila hendak mengambil minyak ini, gunakan sendok plastik atau kayu serta sendok dalam keadaan kering. Tutup rapat kembali.

No comments:
Post a Comment