DI MANAKAH BAHAGIA ITU?
Membuka jendela kamar, udara pagi yang dingin dan bersih menerpa memenuhi ruang. Seketika kesejukan mengalir ke seluruh rongga tubuh...
Melihat pemandangan seperti ini dari balik jendela, atau sembari duduk di teras menikmati secangkir teh hangat, bersama buku favorit dan alunan musik lembut...sungguh, "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
Di sini ada beberapa pohon yang daunnya bisa langsung dijadikan teh. Ia menciptakan sesuatu selalu memiliki manfaat, manusialah yang harus menemukan dan mengkaji manfaat apa yang Ia titipkan di dalamnya.
Beberapa pohon yang menjadi penghuni halaman ini "mengikhlaskan dirinya" untuk dipetik langsung sebagai bahan teh atau ramuan herbal, seperti : daun murbei, daun Afrika Selatan, daun salam, daun kelor, daun bidara, Rosemary dan daun Tin. Sekali lagi, "Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
Disekitar keberadaan suatu makhluk sebenarnya selalu bersama ayat-ayat dariNya yang Ia sediakan untuk mencukupi kebutuhan, meriangkan hati dan membahagiakan.
Kata orang...
"Bahagia itu sederhana."
"Hidup itu sederhana."
"Tak ada yang namanya masalah, semua bisa disederhanakan."
Benarkah?
Kadang bilang bahagia itu sederhana... tapi ketika suatu keinginan saja belum terwujud, atau ketika uang di kantong menipis, semua buyar... di mana bahagia itu?
Hilang?
Ketika masalah datang...hati gelisah, pikiran jadi ruwet, emosi memuncak. Ke mana hidup yang sederhana itu?
Lenyap?
Yang sederhana itu penyikapannya. Pemikiran, perenungan dan reaksi terhadap suatu realita. Sebagai pesan dariNya. Cinta kasihNya.
Sederhana yang lahir dari keheningan hati akan jawaban,
"Kehidupan ini dari mana dan akan ke mana?"
Lamat terdengar alunan syair Dewa 19...
".....Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua 'kan baik-baik saja
Bila ketetapan Tuhan
Sudah ditetapkan
Tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah
Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang........"
*Catatan pagiku yang masih berbenah dan belajar.
Repost dari FB Mila Nurhayati
Tanggal 8 Maret 2019

No comments:
Post a Comment